Monday, January 22, 2007

an ode to cosmism...

Come stringing musket blowing up the lost vassal as the new revelation has been announced, collapsing the towering faith…falling down fast…and vaporized within the facial hair of saddening slavic…lucid and watery creed is now dwindled...

tra la la la…mussing the rows of unveiled singing bats…

seeing red everywhere means to stand still and stiff at Kaluga Square eternally… happy 83rd death anniversary Mr.VilĂ©n















as posted in myspace blog

Sunday, January 21, 2007

The Lovely Lonely Crowds

The honks and the dust…the screeching rubbers burning tars and grinding the pavements…millions of footsteps shouting in semi-unisons…blaring lights and grayed breeze…this is the city of hope…the city of lesser gods and pain gainer but yet this where I tend to live my life to let my soul linger upon her wicked and weathered plains…What plains? ahhh...those crude horizontal and sickening sights...yeah those are the plains, alright…

I'm the softly sounded music that singing in my ears…in half marching pace…and unaided in these lovely lonely crowds... this is an urban scenery of unintended gaze…this is the city of love and hate...this is my existence...

as written in MySpace blog

Thursday, October 05, 2006

sebuah bandar kecil...

Current mood: termangu

"...ada sebuah bandar kecil yang penghuninya bersopan-santun, berbudi-bahasa, baik tutur kata, bertingkah dengan tata-tertib…

Tiada kejahatan, kami penuh dengan maruah dan peribadi yang indah, kami punya taman yang kecil tapi bermakna untuk anak-anak muda bersukan dan membaca buku sambil bersantai tanpa lupa akan maha pencipta…

Kami punya datuk bandar yang tegas dan peramah yang takut akan melangar perintah tuhan, yang bajunya sentiasa kemas dan bersih…

Kami punya balai polis dan bomba yang kecil sebagai syarat untuk sebuah bandar

Kami tak ada penagih dadah, tak ada perusuh, tak ada golongan yang bebas tanpa akhlak…kami tak ada pelajar-pelajar yang ponteng dan juga tak ada kedai yang menjual rokok dan minuman keras…itu semua kami tidak perlu…

Kami semua berada di rumah sebelum senja, makan bersama keluarga, dan berdoa dan mengadap tuhan…tiada siapa yang keluar di waktu malam…mungkin untuk kerja-kerja amal atau kecemasan…tapi kami akan saling bantu-membantu…"

Tersedar aku kesiangan…ahh…mimpi buruk rupanya...

.

Tuesday, October 03, 2006

Conviction ...

Go radical or go finical…the offender lays untouched and the innocent standin' tall blindly…the black clouds is still lingerin' upon their shoulder with sparkin' lightin' and thunderous steam…supplementin' the scenery of red light…the majority fall in those sightless faiths…

religion…creed…dogma…canon…principal…prime…and doctrine…take it easy babe, for the sun was bright yesterday and the moon is still bleedin'…

magnuscaleb oct. 2006

--------------------------------------------------------------------------------

Pearly path to hell,

and a darkened road to paradise
(here I’m) standing between the line
Here I’m tossing the coin to the air

"There’s a car for you on the green field" said the angel
“…ah! forget that, I don’t even know how to drive”

Far from the other side here come the devil with the cab
Smiling and beam at me
Singin' the song of promises
Why don’t you just hop-in boy
Take a free ride and have lot of fun
There’s no need to pay
All I want is only your soul

Am I the chosen one?
Or just the scapegoat
Blinded by those...two religious figure


Dark or bright
For me just the same
Sunshine, midnight, sunshine, midnight glooms
For me just the same…

took it with pride...i wanna 'em all

And the car just rots on the green field…

-The Red Cab by The Pilgrims-

Monday, September 11, 2006

si pe"rempit" muda


Workin’ Trip : Terengganu (Kemaman)
Originally uploaded by MagnusCaleb.


Semalam aku baru pulang dari Dungun dan Kuala Kemaman atas urusan rasmi pejabat…adalah menjadi suatu kemestian untuk singgah ke kedai Kak Ani di Kuale Kemamang untuk beli kepok lekor dan kapok keping beliau yang amat digemari ramai itu…sedang rakan-rakan ku membelek kepok-kepot tersebut aku mengambil keputusan lari dari bau ikan dan menghela nafas segar di luar gerai Kak Ani…

lalu berkayuhlah seorang anak tempatan yang baru pulang dari sekolah agama…berkain selempang dan bersongkok hitam yang tertolak kebelakang (imejan seorang budak nakal)...namun pelekat di basikalnya membuatkan aku hampir menangis dan juga nyaris-nyaris ketawa bergulingan…ahhh…satu perasaan yang bercampur aduk…

aku panggil dia dan ingin megambil gambarnya namun dia mengeleng kepala seraya berkata “bak pe abang nok puko gambo kite?” dan aku berkata dengan tersengih "sikal mu molek sesangat…” dia tetap menolak dan berlalu sambil berkata…”tak emboh…ahhh” sambil membunyikan dengan mulut nya jeritan ekzos ala-ala RXZ...

tapi aku sempat juga mengejar dan mengambil gambar…eerrr...basikal dan kasutnya…

emmm…generasi masa depan ku…eh!

Tuesday, August 22, 2006

semusim (di neraka) selamanya



Pasti ramai yang kecewa akan tindakan beliau me"nyah"kan kewujudan blog "Semusim Di Neraka" yang menjadi ubat penenang buat jantan-jantan kesunyian dan pernah juga menjadi ambisi khayalan gadis-gadis yang melayari internet (laptop/powerbook) dari atas katil mereka

...namun bagi mikon itu merupakan tindakan yang amat menepati kehendaknya...

aku biarkan mereka tertanya-tanya apa yang terjadi pada "entiti" ini...biarlah rahsia seperti kata Datin Siti

mungkin selepas ini ramai yang akan turun ber"jogging" petang di padang Pandan Indah hanya untuk melihat kelibat mikon membuat "kawat kecik"...mengubat rindu

emmm...dan kata umbi bagi situasi ini perlulah disebut sebagai...amat punk rawk...hehehe


cheers bro...have fun


mungkin ianya kan kembali...siapa tahu?


ps: aku pasti akan merindui watak-watak peng"komen" spt Penajih, Papan Chatek Di Pandan Indah, YDP Tiroi dll

Tuesday, August 15, 2006

Bercumbu rayu denganmu...

.

Sejenak ku renungi

Segala yang telah terjadi
Menimpa diri ini
Tapi seakan tak mungkin lagi
merendam membisik membendung birahi

Masih ada kepingan tersisa
Masih ada jua
Masih banyak pula naluri bercinta
Bercumbu rayu denganmu
Oh...dunia...

Tetap ada disini
Ku tak gentar menghadapi
Gelodak hidup ini
Tegar melangkah mencari erti
Di antara badai selalu mengapai

Walau waktu terus berubah
Cita cita tak akan punah
Hasrat tumbuh hanya satu
Taklukkan dunia

-Taklukan Dunia (Search)-

pagi syawal

1 syawal 1435, aku balik beraya naik kapal terbang kali ni, pulang dengan rasa hiba, pulang dengan tanggungjawab mengkebumikan ibu saudara ...