Friday, May 15, 2009

kenang kenangan

kasar besi bersalut logam 15.6.1997

lapar jiwa dahaga rasa, minda kosong bertali getar, bergemawan kepulan asap bernakotina, menghirup kafin dan menjamah kolestrol...aku tak mampu menulis lagi...untuk menulis bagai pedang yang membelah masa atau muntahan peluru panas dari corong hati, melupakan pena menafi tinta, bergenderang jejari mengetuk papan kekunci, irama menabur hujan, irama pepasir tumpah, walau tak seindah lagu Pasir Roboh...

1 comment:

Eskapisminda said...

si penulis sejati tidakkan berdaya untuk berhenti menulis. dan itulah magisnya.